| Batik Betawi Warna Alam: Pengembangan Corak dan Pilihan Pewarnaan |
| Ditulis oleh admin |
|
Pengembangan motif ini dilakukan dengan mencoba menyerap popularitas sejumlah jenis flora di kawasan Jakarta. Mengkudu, misalnya, tanaman yang salah satu bagiannya bisa digunakan sebagai pewarna batik ini, sangat mudah ditemukan di banyak sudut di Jakarta. Atau salak condet yang begitu populer dan menjadi ikon kota Jakarta. Begitu juga Kemang, nama kawasan yang populer di Jakarta Selatan yang sebenarnya nama jenis buah, merupakan inspirasi dari pengembangan motif batik betawi karya batikpohon. Menggunakan pewarna dari bahan alami, motif baru batik betawi ini diperkenalkan sebagai varian baru sekaligus pilihan membuat batik di Jakarta dengan tanpa mengganggu lingkungan dari limbah produksi batik. |
| Terakhir Diperbaharui pada Senin, 21 November 2011 21:19 |
batikpohon.com

Sementara para budayawan dan ahli belum mencapai kesepakatan tentang bagaimana motif batik betawi, empat dari lima motif batik yang dikembangkan sebagai batikbetawi dimunculkan oleh batikpohon. Motif batik yang sudah selesai dilorod tersebut diantaranya adalah : Mengkudu, Mengkudu Kemang, Salak Condet, dan Delima. Sementara motif Ondel-ondel masih dalam proses pewarnaan.